Ilmu Ilmu Baru

untuk Indonesia tercinta

Top 10 Cerita Ilmu dan Teknologi Dekade Ini

Penemuan, alat dan perkembangan yang telah mengubah cara memandang dunia kita selama 10 tahun ini.

1.DNA, Genom, dan Stem Sel

Harapan dan kehebohan sekitar riset “genom”, yang bertujuan untuk memecahkan kode DNA, hampir tanpa batas dekade ini. Bahkan sebelum draft genom manusia muncul pada 2001, sejumlah kerja yang dilakukan dalam memecahkan kode ini disamakan dengan pendaratan manusia di bulan. Janji dari memecahkan milyaran kode DNA secara hati-hati ini adalah menemukan rahasia-rahasia biologi fundamental, membantu para ilmuwan menemukan marker-marker (penanda) genetik penyakit manusia, dan mungkin menemukan target-target obat baru dari penyakit=penyakit tersebut.

Manusia bukanlah satu-satunya  mahluk yang telah di’decode’ DNAnya. Pada dekade ini juga telah dipecahkan genom anjing, sapi, ayam, kuda, kucing, tikus, ngengat, simpanse, nyamuk, lebah, ikan puffer, dan babi. Selain itu juga sawi, padi, jagung, anggur, dan banyak spesies virus, ragi, mold, ganggang dan jamur. Baca lebih lanjut

Januari 19, 2010 Posted by | Ilmu Lain-Lain | , , , , , , , , , , , | Tinggalkan komentar

Di Stanford, nanotube + tinta + kertas = baterai instan

Para ilmuwan Stanford memanfaatkan nanoteknologi untuk menghasilkan secara cepat baterai yang ultra ringan dan bisa ditekuk dan superkapasitor dalam bentuk kertas biasa.

Dengan melapisi selembar kertas dengan tinta yang dibuat dengan nanotube karbon dan nanowire silver dapat membuat suatu alat penyimpan berkonduksi tinggi, kata Yi Cui, asisten profesor materials science and engineering.

“Masyarakat benar-benar membutuhkan peralatan penyimpan energi yang mempunyai performen yang tinggi dan berharga murah, seperti baterai dan superkapasitor sederhana,” katanya. Baca lebih lanjut

Desember 17, 2009 Posted by | NANOTEKNOLOGI | , , , | Tinggalkan komentar

Solar Sel Hibrid, Lebih Murah

solar sel tumbuh di rumahPara ilmuwan di Argonne National Laboratory, Departemen Energi USA telah memperbaiki suatu teknik untuk menghasilkan solar sel dengan menciptakan tabung-tabung material semikonduktor dan kemudian “menumbuhkan” polimer-polimer secara langsung di dalamnya. Metode ini mempunyai potensi untuk secara signifikan lebih murah daripada proses yang digunakan untuk membuat solar sel komersial sekarang ini.

Karena biaya produksi generasi solar sel sekarang ini membuatnya sulit berkompetisi secara ekonomi dengan bahan bakar fosil, peneliti-peneliti Argonne bekerja untuk menggambar ulang disain dasar solar sel. Solar sel yang paling terkini menggunakan crystallinne silicon atau cadmium telluride. Namun menciptakan suatu  kristal dengan kemurnian tingkat tinggi yang merupakan energi dan labor intensif, membuat sel tersebut menjadi mahal.

Baca lebih lanjut

November 12, 2009 Posted by | NANOTEKNOLOGI | , , , | Tinggalkan komentar